Sabtu, 28 Oktober 2017

kesehatan, Keselamatan, dan Keamanan Kerja
Biasa disingkat K3, adalah suatu upaya guna memper kembangkan kerja sama, saling pengertian dan partisipasi efektif dari pengusaha atau pengurus dan tenaga kerja dalam tempat – tempat kerja untuk melaksanakan tugas dan kewajiban bersama dibidang keselamatan, kesehatan, dan keamanan kerja dalam rangka melancarkan usaha berproduksi.
Melalui Pelaksanaan K3LH ini diharapkan tercipta tempat kerja yang aman, sehat, bebas dari pencemaran lingkungan, sehingga dapat mengurangi atau terbebas dari kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Jadi, pelaksanaan K3 dapat meningkatkan Efisiensi dan Produktivitas Kerja.
Adapun pengertiannya dibagi menjadi 2 pengertian, yaitu
1.    Secara Filosofis
Suatu pemikiran atau upaya untuk menjamin keutuhan dan kesempurnaan baik jasmani maupun rohani, tenaga kerja pada khususnya dan masyarakat pada umumnya terhadap hasil karya dan budayanya menuju masyarakat adl dan makmur.
1.    Secara Keilmuan
Ilmu pengetahuan dan penerapannya dalam usaha mencegah kemungkinan terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja. 
Berdasarkan Pengertian K3 diatas, kita dapat menarik kesimpulan mengenal peran K3. Peran K3 ini antara lain sebagai berikut :
1.    Setiap Tenaga Kerja berhak mendapat perlindungan atas keselamatannya dalam melakukan pekerjaan untuk kesejahteraan hidup dan meningkatkan produksi serta produktifitas nasional.
2.    Setiap orang yang  berbeda ditempat kerja perlu terjamin keselamatannya
3.    Setiap sumber produksi perlu dipakai dan dipergunakan secara aman dan efisien.
4.    Untuk mengurangi biaya perusahaan jika terjadi kecelakaan kerja dan penyakit akibat hubungan kerja karena sebelumnya sudah ada tindakan antisipasi dari perusahaan.

   K3 ini dibuat tentu mempunya tujuan di buatnya K3 secara tersirat tertera dalam undang – undang nomor 1 tahun 1970 tentang keselamatan kerja tepatnya.
Dalam pelaksanaannya K3 adalah salah satu bentuk upaya untuk menciptakan tempat kerja yang aman, sehat dan bebas dari pencemaran lingkungan, sehingga dapat mengurangi dan atau bebas dari kecelakaan dan PAK yang pada akhirnya dapat meningkatkan sistem dan produktifitas kerja. Secara teoritis istilah-istilah bahaya yang sering ditemui dalam lingkungan kerja meliputi beberapa hal sebagai berikut :

·         HAZARD (Sumber Bahaya), Suatu keadaan yang memungkinkan / dapat menimbulkan kecelakaan, penyakit, kerusakan atau menghambat kemampuan pekerja yang ada
·         DANGER (Tingkat Bahaya), Peluang bahaya sudah tampak (kondisi bahaya sudah ada tetapi dapat dicegah dengan berbagai tindakan prventif.
·         RISK, prediksi tingkat keparahan bila terjadi bahaya dalam siklus tertentu
·         INCIDENT, Munculnya kejadian yang bahaya (kejadian yang tidak diinginkan, yang dapat/telah mengadakan kontak dengan sumber energi yang melebihi ambang batas badan/struktur
·         ACCIDENT, Kejadian bahaya yang disertai adanya korban dan atau kerugian (manusia/benda)
Dalam K3 ada tiga norma yang selalu harus dipahami, yaitu :
1.    Aturan berkaitan dengan keselamatan dan kesehtan kerja
2.    Di terapkan untuk melindungi tenaga kerja
3.    Resiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja
Sasaran dari K3 adalah :
1.    Menjamin keselamatan operator dan orang lain
2.    Menjamin penggunaan peralatan aman dioperasikan
3.    menjamin proses produksi aman dan lancar
Tujuan norma-norma : agar terjadi keseimbangan dari pihak perusahaan dapat menjamin keselamatan pekerja.
Dasar hukum k3 :
1.    UU No.1 tahun 1970
2.    UU No.21 tahun 2003
3.    UU No.13 tahun 2003
4.    Peraturan Menteri Tenaga Kerja RI No. PER-5/MEN/1996

Ø  Cara pengendalian ancaman bahaya kesehatan kerja
1.    Pengendalian teknik
Contoh:
·         Mengganti prosedur kerja
·         Menutup atau mengisolasi bahan bahaya
·         Menggunakan otomatisasi pekerja
·         Ventilasi sebaga pengganti udara yang cukup

1.    Pengendaan administrasi
Contoh:
·         Mengatur waktu yang pas/ sesuai antara jam kerja dengan istirahat
·         Menyusun peraturan k3
·         Memasang tanda-tanda peringatan
·         Membuat data bahan-bahan yang berbahaya dan yang aman
·         Mengadakan dan melakukan pelatihan system penanganan darurat

Ø  Standart keselamatan kerja
Pengamanan sebagai tindakan keselamatan kerja.
1.    Perlindungan badan yang meliputi seluruh badan.
2.    Perlindungan mesin.
3.    Pengamanan listrik yang harus mengadakan pengecekan berkala.
4.    Pengamanan ruangan , meliputi sistem alarm, alat pemadam kebakaran, penerangan yang cukup, ventilasi yang cukup, jalur evakuasi yang khusus.

> Alat pelindung diri
Adalah perlengkapan wajib yang digunakan saat bekerja sesuai bahaya dan resiko kerja untuk menjaga keselamatan pekerja itu sendiridan orang di sekelilingnya.
Adapun bentuk peralatan dari alat pelindung:
1.    Safety helmet
Berfungsi: sebagai pelindung kepala dari benda-benda yang dapat melukai kepala.
1.    Safety belt
Berfungsi: sebagai alat pengaman ketika menggunakan alat trasportasi.
1.    Penutup telinga
Berfungsi: sebagai penutu telinga ketika bekerja di tempat yang bising.
1.    Kaca mata pengamanan
Berfungsi: sebagai pengamanan mata ketika bekerja dari percikan.
1.    Pelindung wajah
Berfungsi: sebagai pelindung wajah ketika bekerja.
1.    Masker
Berfungsi: sebagai penyaring udara yang dihisap di tempat yang kualitas udaranya kurang bagus.
Jadi, berdasarkan syarat – syarat keselamatan kerja diatas dapat disimpulkan bahwa tujuan K3 antara lain sebagai berikut :
1.    Untuk mencapai derajat kesehatan yang setinggi – tingginya baik buruh, petani, nelayan, pegawai negeri, maupun pekerja – pekerja bebas.
2.    Untuk mencegah dan memberantas penyakit dan kecelakaan – kecelakaan akibat kerja perlu memelihara dan meningkatkan kesehatan efisiensi dan daya produktivitas kerja serta meningkatkan kegairahan dan kenikmatan kerja.

 Sekian artikel mengenai pengertian k3 , semoga dapat membantu teman-teman semuanya dan juga dapat memberikan banyak manfaat. Terimakasih telah berkunjung diblog ini, jangan lupa dishare ya artikelnya agar dapat bermanfaat juga buat orang banyak…..

Kamis, 26 Oktober 2017

CARA MERAKIT PC LENGKAP DENGAN GAMBAR......

Hallo teman-teman. Di malam yang sunyi dan tenang ini saya akan menulis sebuah artikel tentang bagaimana Cara Merakit PC Lengkap Dengan Gambar. Dapat diketahui bahwa merakit PC merupakan suatu hal yang lumayan susah, tapi kalau dipelajari pasti bisa kok. Semua barang elektronik membutuhkan perakitan, dan untuk perakitan komputer ini akan memakan waktu yang lumayan lama bagi yang belum biasa, tapi kalau sudah biasa sebentar aja kok, hehe.

Mungkin orang hanya tau dan hanya bisa menggunakan komputer saja tanpa pengen mengetahui proses perakitannya. Kalau menurut saya kita haruslah mengetahui terlebih dahulu seluruh komponen komputer yang digunakan, agar nantinya apabila terjadi kerusakan kita sudah terbiasa untuk bongkar pasang komputer itu. Jangan jadi orang yang biasa-biasa saja dizaman yang serba canggih ini, nanti ketinggalan, karena persaingan dunia tekhnologi semakin sengit.

Merakit sebuah komputer memerlukan ketelitian dalam setiap memasang komponen-komponennya, dibutuhkan konsentrasi dan ketenangan. Apabila terjadi kesalahan pada saat perakitan maka bisa saja terjadi konsleting pada komponen-komponennya.

Peralatan yang dibutuhkan yaitu tang, obeng, kabel, sekrup, jumper, baut, driver dan program aplikasi. Dan juga harus diperhatikan mengenai kompatibilitas / kesesuaian dari komponen-komponen terhadap motherboard karena setiap jenis motherboard mendukung jenis prosessor, RAM, port dan I/O bus yang berlainan.



Langkah-Langkah Merakit Komputer

1. Memasang Processor ke Motherboard
Alangkah baiknya sebelum motherboard dipasang ke casing, terlebih dahulu memasang processor karena akan lebih mudah cara memasangnya. Cara memasang processor ke motherboard yaitu :
  • Kita tentukan dulu posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan tanda titik atau lekukan.
  • Angkat tuas pengunci socket ke atas supaya terbuka.
  • Sesuaikan posisi kaki processor dengan lubang socket, kalau sudah lalu tekan processor ke dalam socket sampai rapat.
  • Kunci kembali dengan tuas pengunci.
Cara Merakit Komputer  
2. Memasang Motherboard
Untuk memasang Motherboard pada casing yaitu letakkan motherboard pada tray casing dan sesuaikan lubang antara casing dan lubang motherboard, lalu kunci dengan sekrup.
Cara Merakit Komputer  

3. Memasang Heatsink
Setelah processor terpasang, lalu pasang heatsink supaya processor tidak panas. Heatsink ini diletakkan diatas processor dan diberi penahan supaya tidak lepas. Sebelumnya lapisi heatsink dengan Gel penghantar panas. Apabila heatsink anda ada kipasnya/fan maka konektor power pada kipas/fan hubungkan ke motherboard.
Cara Merakit Komputer

4. Memasang RAM / Memori
Cara memasang Ram atau memori yaitu : Buka dulu tuas penguncinya, lalu sesuaikan pin memory dengan slot yang ada dikomputer. Setelah benar-benar sudah pas, tinggal tekan memory sampai penguncinya menutup sendiri.
Cara Merakit Komputer  

5. Memasang Power Supply
Biasanya kalau kita membeli casing pasti power supply sudah terpasang. Nah apabila power supply belum terpasang caranya memaangnya yaitu :
  • Letakkan power supply dengan posisi yang benar pada tempatnya yang ada dibelakang casing, lalu kunci dengan sekrup.
  • Pasang konektor power dari power supply ke motherboard berikut kabel-kabelnya. Pemasanagan kabel connector dari power supply diakhir proses perakitan saja.
Cara Merakit Komputer  

6. Memasang Kabel Motherboard dan Casing
  • Pasang kabel konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.
  • Untuk motherboard non ATX, pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard.
  • Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali.
  • Hubungkan kabel konektor mouse dan keyboard pada motherboard.
  • Hubungan kabel konektor yang lainnya seperti LED, speaker internal dan port yang tersedia di casing komputer.
  • Untuk proses ini harap dilakukan dengan sangat hati-hati, lakukanlah dengan teliti. Jangan sampai terjadi kesalahan waktu proses pemasangan kabel-kabel ini.

7. Memasang Drive
Untuk memasang drive seperti harddisk, CD-ROM/DVD-ROM caranya yaitu :
  • Masukkan drive dari depan casing. Atur dulu settingan jumper (sebagai master atau slave) pada drive, lalu pasang sekrup supaya drive tidak lepas.
  • Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primer yang dipakai lebih dulu).
  • Apabila kabel IDE terhubung pada 2 (dua) drive, setting jumpernya yaitu drive pertama disetting sebagai master dan satunya lagi sebagai slave.
  • Dan konektor IDE sekunder pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan.
  • Sambungkan kabel power dari catu daya pada masing-masing drive.
 
Cara Merakit Komputer  

8. Memasang Card Adapter
Untuk Card Adapter yang bisanya dipasang adalah sound, video card, modem dan SCSI adapter. Cara pemasangannya yaitu : masukkan Card Adapter pada slot yang tersedia di motherboard, lalu tekan sampai konektor benar-benar masuk, kemudian beri sekrup sebagai penahan card.


9. Tahap terakhir perakitan komputer
Kalau semua langkah-langkah perakitan komputer sudah selesai, kini tutup dengan casing dan beri sekrup. Hubungkan kabel dari catu daya ke soket dinding dan juga hubungkan konektor monitor ke port video card, konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse.

10. Pemeriksaan Hasil Perakitan Komputer
Setelah komputer selesai dirakit, kita lakukan pemeriksaan dan pengetesan hasilnya dengan program BIOS, caranya yaitu :
  • Nyalakan komputer dan monitor, lihat layar monitor dan juga dengarkan suara dari speaker.
  • Nah program Fost dari Bios ini akan otomatis mendeteksi hardware apa saja yang sudah dipasang pada komputer.
  • Lakukan setting untuk nilai dari kapasitas hardisk dan boot sequence.
  • Kalau sudah lalu simpan hasil settingan dan exit dari setup BIOS, maka komputer meload system operasi dengan urutan pencarian yang disesuaikan dengan settingan boot sequence pada Bios.
  • Masukkan CD Bootable yang berisi sistem operasi pada drive pencarian. 
11. Solusi bila terjadi masalah pada hasil perakitan komputer
  • Hidupkan komputer, apabila komputer dan monitor tidak hidup, periksa kabel daya pada colokan listrik sudah terhubung apa belum.
  • Apabila waktu dinyalakan, tampilan layar monitor ngeblank / berwarna hitam, pasti ada kesalahan dan apabila pada CPU terdengar bunyi beep, maka betulkan penempatan RAM / memori pada soket.
  • Apabila card adapter tidak terdeteksi, periksa penempatan card adapter sudah pas apa belum ke slotnya.
  • Apabila LED dari harddisk atau CD menyala terus, periksa konektornya sudah terhubung apa belum. 
Sekian artikel mengenai cara merakit pc lengkap dengan gambar ini, semoga dapat membantu teman-teman semuanya dan juga dapat memberikan banyak manfaat. Terimakasih telah berkunjung diblog ini, jangan lupa dishare ya artikelnya agar dapat bermanfaat juga buat orang banyak.

Rabu, 25 Oktober 2017

Pengertian tentang jurusan Teknik Komputer dan Jaringan 


Teknik Komputer dan Jaringan atau yang biasa disebut TKJ adalah teknik yang mempelajari tentang cara instalasi PC, instalasi LAN, memperbaiki PC dan mempelajari program-program PC. TKJ merupakan salah satu jurusan yang ada di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tetapi tergantung sekolahnya juga sih, SMKnya teknik atau bukan. Kalau bukan ya jangan tanya ada jurusan TKJ atau tidak.



Dari tahun ke tahun jurusan TKJ selalu banyak peminatnya. Dan pesaingnya adalah jurusan Multimedia dan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL). Mengapa demikian ? Dari survei yang saya lakukan, saya mendapati alasan mengapa rekan-rekan saya memilih TKJ. Yang pertama peluang kerjanya sangat banyak dan kelihatan keren ketika kerja hanya duduk di balik laptop atau PC dengan gaji yang fantastis.
Belajar TKJ itu susah-susah gampang. Yang penting niat dan tekad untuk belajarnya tinggi. Jika kalian mengambil jurusan ini alangkah baiknya sudah punya laptop atau PC untuk media belajar supaya mudah ketika mendapat materi dari guru.

Peluang Kerja Teknik Komputer dan Jaringan.

Banyak sekali peluang kerja jurusan TKJ. Rekan-rekan saya yang mengambil jurusan TKJ setelah lulus sekolah ada yang jadi teknisi Komputer di sekolahan, ada yang  jadi teknisi jaringan dan ada yang buka lapangan kerja sendiri sebagai mekanik komputer. Bisa juga lulusan TKJ itu buka toko komputer sendiri atau buka warnet.
Mari kita lihat selengkapnya peluang kerja jurusan TKJ dibawah ini.

1. Internet Service Provider / Perusahaan Jaringan Network Security  :

  • Mengidentifikasi kebutuhan keamanan jaringan
  • Mendesain sistem keamanan jaringan
  • Menginstalasi security jaringan
  • Menginstalasi dan administrasi server authentikasi
  • Mengoperasikan security jaringan
  • Monitoring keamanan jaringan

2. Wireless Networking  :


  • Merancang, melakukan survey lapangan
  • Membuat antenna
  • Menginstalasi jaringan wireless
  • Mengkonfigurasi peralatan
  • Mengoperasikan jaringan wireless

3. Network Administrator  :

  • Mendiagnosis permasalahan perangkat yang tersambung jaringan berbasis luas (Wide Area Network)
  • Menganalisa dan memperbaiki kerusakan/kesalahan /tidak bekerjanya koneksi di sistem jaringan

4. Administrasi Server

  • Memanage server
  • Mengatur band width
  • File sharing
  • Memonitor server
  • Mengatur traffic

5. Computer Integrator  :

  • Merakit komputer
  • Memperbaiki komputer
  • Menginstalasi sistem operasi GUI dan TEXT

6. Voip Integrator  :

  • Indentifikasi kebutuhan
  • Merancang jaringan voip
  • Instalasi softswitch

7. Linux Administrator  :

  • Menginstalasi sistem operasi Linux
  • Maintenance sistem operasi Linux
  • Melakukan virtualisasi

8. Integrator Jaringan :

  • Merancang bangun dan menganalisa Wide Area Network
  • Memasang jaringan lokal
  • Melakukan instalasi perangkat jaringan berbasis luas (Wide Area Network)
  • Menginstalasi sistem operasi jaringan
  • Menganalisa dan memperbaiki kerusakan/kesalahan/tidak bekerjanya koneksi di sistem jaringan
  • Merancang web database untuk content server
  • Instalasi web server
  • Instalasi database server
  • Instalasi server jaringan
  • Instalasi content management sistem
  • Instalasi, integrasi software kolaborasi

9. Web Administrator  :

  • Konfigurasi web
  • Perawatan web
  • Memonitor jaringan
  • Mengatur traffic
  • Mendiagnosis permasalahan perangkat yang tersambung jaringan berbasis luas (Wide Area Network)
  • Melakukan perbaikan dan atau setting ulang koneksi jaringan berbasis luas (Wide Area Network)
  • Monitoring keamanan jaringan
  • Melakukan perbaikan dan atau setting ulang koneksi jaringan
Banyak sekali bukan ? Mungkin kalian sampai bingung mau jadi yang mana karena semua keren-keren. Hehehe.. Terima kasih telah mampir di blog saya. Semoga bermanfaat dan jika ada pertanyaan silahkan komentar.....